Sabtu, 12 Oktober 2013

Peranan PT Holcim Dalam Kebijakan CSR (Corporate Social Responsibility)

PT Holcim Indonesia Tbk, perusahaan terkemuka dalam pembuatan semen, beton dan agregate berketetapan untuk mendukung kepercayaan negara dalam pengembangan yang berkelanjutan dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat, kami akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa berkompromi untuk menjamin kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

PT Holcim Indonesia Tbk akan meningkatkan kinerja lingkungan dan program pertanggungjawaban sosial perusahaan (CSR) seiring dengan penghargaan Proper Emas yang diraih untuk kedua kalinya tahun ini.

“Kami akan tetap konsisten dan berkesinambungan untuk mempertahankan apa yang sudah diraih. Kami akan terus melakukan inovasi agar jauh lebih baik lagi dari yang sudah ada. Meski itu berat namun itu sebuah tantangan yang bisa dicapai,” kata Corporate Communication PT Holcim Indonesia Tbk., Deni Nuryandain kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Deni mengatakan Holcim terus berupaya agar kegiatan CSR dan kinerja lingkungan yang dilakukan dapat membawa manfaat untuk masyarakat sekitar dan semua stakeholder.
Sebelumnya diberitakan PT Holcim Indonesia kembali menerima penghargaan PROPER EMAS tahun 2010-2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Berikut adalah beberapa program CSR (Corporate Social Responsibility) PT Holcim:
  • Membantu Pemerintah DKI dalam program pengolahan sampah domestik dan memanfaatkannya sebagai bahan bakar alternatif Sejak tahun 2007 hingga sekarang, perusahaan telah bekerjasama dengan pengelola stasiun peralihan sampah Cakung Cilincing untuk mengolahsampah domestik tersortir menjadi bahan bakar alternatif untuk Kiln semen Holcim. Sebanyak sekitar 50 ton/ harinatau 1500 ton per bulan bahan bakar alternatif yang berasal dari sampah domestik telah dimanfaatkan di kiln semen PT Holcim. Dengan bahan baku sampah domestik di Cakung Cilincing sebanyak 1000 ton / hari atau 30,000 ton per bulan, maka perusahaan bersama dengan pengelola stasiun sampah Cilincing telah membantu mengurangi 30,000 ton / bulan sampah domestik yang sebelumnya dibuang ke tempat penimbunan (Landfill).
  • Kerjasama dengan KLH dan GTZ (Badan Kerjasama Jerman) dalam penyusunan Pedoman Pemanfaatan Limbah di Industri Semen di Indonesia Sebagai perusahaan semen yang telah lebih maju memanfaatkan energi alternatif yang berasal dari limbah, maka Holcim Indonesia , KLH dan GTZ bekerjasama untuk menyusun pedoman nasional pemanfaatan limbah di Industri semen. Tujuan dari penyusunan pedoman ini adalah untuk memberikan arahan bagi Industri ataupun pabrik semen lainnya di Indonesia agar dapat mengembangkan energi alternatif yang berasal limbah.
  • Turut Menggalakan konstruksi yang Ramah Lingkungan Melalui Kompetisi “Holcim Award “ Setiap Tahun Holcim Memberikan Wadah kompetisi dan penghargaan kepada masyarakat melalui “Holcim Award” untuk rancangan/Inovasi kontruksi yang ramah lingkungan dan hemat energi.
  • Rumah tahan gempa Holcim, kontribusi dalam bidang konstruksi di Indonesia. Memahami bahwa beberapa daerah di Indonesia merupakan daerah rawan gempa, maka perusahaan telah membangun model dan contoh untuk rumah tahan gempa. Model dan contoh ini merupakan kontribusi perusahaan di dunia konstruksi di Indonesia. Meluncurkan rumah sederhana tahan gempa untuk masyarakat korban gempa di wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.
  • Memperkenalkan konsep “Ecohome” Holcim dengan dunia pendidikan melalui pendirian Internasional Development Centre (IDC) di ATMI, Solo.
  • Sejak tahun 2007 hingga sekarang, Holcim Indonesia telah memberikan pelatihan gratis terhadap lebih dari 2800 tukang bangunan untuk meninggkatkan keterampilan dan kompetensi mereka.
  • Pada tanggal 14 september lalu, Holcim menyelnggarakan acara mudik bersama bagi para bangunan di Jawa. Ada 150 unit bus yang disiapkan untuk mengangkut 5500 lebih ahli bangunan ke 54 kota tujuan agar mereka dapat merayakan lebaran bersama keluarga pada akhir bulan ramadhan.
  • Pemberdayaan Ekonomi melalui BMT Swadaya Pribumi:
  1. Periode Januari-November 2009, 924 orang mendapatkan manfaat fasilitas pembiayaan/kredit dengan nilai total sebesar Rp 2.633.835.000
  2. Status per November 2009, 2.473 orang memanfaatkan fasilitas tabungan (tabungan harian, deposito) dengan nilai total sebesar Rp 1.485.286.877.


Sumber :- http://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/---asia/---ro-bangkok/---ilo-jakarta/documents/presentation/wcms_150143.pdf
- http://www.antaranews.com/berita/287832/holcim-tingkatkan-kinerja-lingkungan-dan-csr
- http://andisiandi.wordpress.com/2012/11/01/corporate-social-responsibility-csr-pt-holcim-indonesia-tbk/


Sabtu, 01 Juni 2013

Laporan dan Usulan Karya Tulis Ilmiah

Pengertian Laporan :
Laporan adalah cara kominikasi di mana penulisan menyampaikan ineormasi kepada seseorang atau suatu badan atas tanggung jawab tugas yang dibebankan kepadanya.

Laporan dapat dibedakan menjadi laporan formal (ilmiah) dan laporan informal (umum):

1.Laporan Formal
Laporan formal terdiri atas :
a.Bagian Pendahuluan
1)Halaman judul : judul, maksud dan tujuan penulisan identitas penulis, instansi asal, kota penyusun, tahun
2)Halaman pengesahan (jika perlu)
3)Halaman motto/semboyan (jika perlu)
4)Halaman persembahan (jika perlu)
5)Kata pengantar
6)Daftar isi
7)Daftar tabel (jika ada)
8)Daftar grafik (jika ada)
9)Daftar gambar (jika ada)
10)Abstrak : uraian singkat tentang isi laporan

b.Bagian Isi
Uraian singkat tentang bagian ini :
1)Bab I : Pendahuluan
a)Latar belakang
b)Identifikasi masalah
c)Pembatasan masalah
d)Rumusan masalah
e)Tujuan dan manfaat
2)Bab II : Kajian Pustaka
3)Bab III : Metode
4)Bab IV : Pembahasan
5)Bab V : Penutup

c.Bagian Akhir
1)Daftar pustaka
2)Daftar lampiran
3)Indeks : daftar istilah

2.Laporan Informal
a.Laporan kunjungan, berisi :
1)Judul laporan
2)Tujuan
3)Waktu pelaksanaan
4)Hasil yang diperoleh

b.Laporan percobaan, berisi :
1)Judul percobaan
2)Pelaksanaan : waktu dan tempat
3)Urusan kerja
4)Data yang diperoleh
5)Kesimpulan

c.Laporan diskusi, berisi :
1)Topic
2)Moderator
3)Penyaji
4)Jumlah peserta
5)Masalah yang muncul
6)Pemecahan masalah
7)Kesimpulan


jenis-jenis Karya Ilmiah :
1. Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. makalah menyajikan masalah dengan melalui proses berpikirdeduktif atau induktif.
2. Kertas kerja seperti halnya makalah, adalah juga karya tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih mendalam daripada analisis dalam makalah.
3. Penulisan Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya.
4. Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain.Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik bedasarkan penelitian langsung (obsevasi lapangan, atau percobaan di laboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja, dalil-dalil, atau hukum tertentu tentang salah satu aspek atau lebih dibidang spesialisasinya. Skripsi untuk mahasiswa S1.
5. Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis
mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri . Tesis untuk mahasiswa S2.
6. Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulisberdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci). Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).


Saya adalah mahasiswa Universitas Gunadarma jurusan S1 Manajemen (ekonomi), saat ini saya semester 6 dan sedang menyusun PI (Penulisan Ilmiah). Maka topik yang saya pilih adalah "Sumber Daya Manusia" karena sesuai dengan jurusan saya, yang mengambil judul tentang "Gaji dan Insentif terhadap produktivitas karyawan" alasan saya memilih judul ini karena tertarik untuk meneliti suatu perusahaan dengan melihat karyawan melakukan pekerjaan nya sehingga menghasilkan produktivitas nya.









sumber : - http://pengantar-bahasa-indonesia.blogspot.com/2013/05/laporan.html
- http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/laporan-10/
- http://www.fali.unsri.ac.id/index.php/menu/42

Selasa, 30 April 2013

Hakikat Karangan Ilmiah

Pengertian Hakikat Karangan Ilmiah : karya seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman, dan pengetahuan orang lain sebelumnya. Fungsi karya ilmiah : sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 1. Penjelasan (explanation) 2. Ramalan (prediction) 3. Kontrol (control) ciri-ciri Karangan Ilmiah : 1. Struktur Sajian Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut. 2. Komponen dan Substansi Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak. 3. Sikap Penulis Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua. 4. Penggunaan Bahasa Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku. Struktur Penulisan Ilmiah : 1.Bagian awal 2.Bagian Pokok : - Bab Pendahuluan - Bab Landasan Teori - Bab Pembahasan - Bab Penutup 3.Bagian Akhir A. Bagian Awal - Halaman Judul : Ditulis sesuai dengan cover depan standar Penulisan Ilmiah Universitas Gunadarma - Lembar Pengesahan : Lembar pengesahan proposal skripsi berisi tanda tangan dan nama lengkap beserta gelar dari judul skripsi, pembuat, pembimbing dan penguji - Abstak :Ringkasan isi, ikhtisar, inti (skripsi, laporan, dan sebagainya) - Kata Pengantar : Berisi ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan ilmiah (a.i. Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Pembimbing, Perusahaan) - Daftar Isi : Lembar halaman yg menjadi petunjuk pokok isi buku beserta nomor halaman. - Daftar Tabel : Lembar halaman yang menjadi petunjuk isi penulisan ilmiah beserta nomor halaman tabel. B. Bagian Pokok BAB I : PENDAHULUAN - Latar Belakang, Berisi penjelasan yang berkaitan dengan fenomena atau alasan yang mendasari penulis memilih untuk meneliti tema yang ditulis. - Rumusan dan Batasan Masalah, mengidentifikasikan, membatasi dan selanjutnya merumuskan masalah yang hendak diteliti. - Tujuan Penelitian, berisi tujuan penelitian yang hendak dicapai - Manfaat Penelitian,berisi manfaat penelitian yang dapat diperoleh dari penelitian tersebut. - Metode Penelitian, berisikan tentang bagaimana secara ilmiah, penelitian akan dilakukan. BAB II : LANDASAN TEORI - Kerangka Teori, berisi pengertian dan pemahaman mengenai teori yang relevan dengan topik - Kajian Penelitian Sejenis, berisikan kajian terhadap hasil-hasil penelitian sejenis yang memiliki kesamaan variabel. - Alat Analisis, penjelasan rinci mengenai berbagai alat analisis deskriptif dan kuantitatif yang digunakan. BAB III : METODE PENELITIAN menjelaskan cara pengambilan dan pengolahan data dengan menggunakan alat-alat analisis yang ada. BAB IV : PEMBAHASAN - Data dan Profil Objek Penelitian, berisi data dan profil singkat objek penelitian. - Hasil Penelitian dan Analisis, menyajikan data dan hasil penelitian. - Rangkuman Hasil Penelitian, rangkuman hasil penelitian yang umumnya dapat disajikan dalam tabel ringkasan hasil. BAB V : PENUTUP - Kesimpulan, berisi jawaban dari masalah yang diajukan penulis yang diperoleh dari penelitian. - Saran, ditujukan kepada pihak-pihak terkait sehubungan dengan hasil penelitian. C. Bagian Akhir - daftar pustaka, berisi daftar referensi yang digunakan dalam penulisan. - lampiran, penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, gambar, perhitungan-perhitungan, grafik atau tabel. - Daftar Simbol, berisi deretan symbol-simbol yang digunakan dalam penulisan,lengkap dengan keterangannya.

Kamis, 21 Maret 2013

PENALARAN DEDUKTIF DAN PENALARAN INDUKTIF

1. Penalaran Pengertian Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. 2. Penalaran Deduktif Pengertian Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pembentukan teori, hipotesis, definisi operasional,instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahuluharus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian dilapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakankata kunci untuk memahami suatu gejala. contoh penulisan : - Semua manusia pasti mati (premis mayor)Sokrates adalah manusia. (premis minor)Sokrates pasti mati. (kesimpulan) - Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi - DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi. 3. Penalaran Induktif Pengertian Penalaran Induktif adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan danmelakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamatilapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala.Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalammenangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikangejala dan melakukan generalisasi. contoh penulisan : (sebab-akibat) Harga bawang dan kebutuhan pokok lainnya melonjak tinggi. Kenaikan harga-harga tersebut mencapai dua kali lipatnya dari harga semula. Beberapa warung makan gulung tikar dan sebagian yang lain menaikkan harga dagangannya. Oleh karena itu, biaya hidup anak kost atau para perantau terutama di kota-kota besar bertambah mahal. Ciri-ciri Penalaran Induktif : > Menyebutkan peristiwa " khusus " > Menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa khusus > Kesimpulan terdapat diakhir paragraf > Menemukan kalimat utama,gagasan utama,kalimat penjelas kalimat utama paragraf induktif terletak diakhir paragraf > Gagasan utama terdapat pada kalimat utama > kalimat penjelas teletak sebelum kalimat utama,yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus > kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasan utama. sumber :- http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran - http://jamal-merdeka.blogspot.com/2012/10/penalaran-deduktif-induktif-dan.html - http://www.scribd.com/doc/60303348/Contoh-Penalaran-Deduktif-Dan-Induktif - http://www.pustakasekolah.com/mengenal-teks-berpola-induktif.html

Selasa, 04 Desember 2012

Faktor-faktor Demografi

Seberapa jauh pengaruh demografi didalam memilih gadget ??? Gadget merupakan alat teknologi canggih yang berkembang sedemikian rupa mengikuti bahkan mendahului kebutuhan manusia, alat-alat tersebut didesain dinamis dan komplit dengan fitur canggih didalamnya. Beberapa gadget yang kita kenal seperti handphone, Ipod, Ipad, Iphone, Laptop, Blackberry hingga Tablet. Semua jenis gadget tersebut digandeng oleh perusahaan raksasa yang berusaha menarik para konsumen dengan menyediakan fitur dan fasilitas menarik di dalamnya. Semakin compact ukurannya, semakin canggih fasilitasnya maka semakin banyak peminatnya. berikut faktor-faktor yang berpengaruh dalam memilih gadget handphone : - gendre (jenis kelamin) : dalam hal ini juga berpengaruh dalam memilih gadget handphone. Pada wanita sosok yang lebih mementingkan kecantikan diri, gaya, trend dan perkembangan zaman lebih suka menggunakan handphone yang terlihat glamour, girly, dan elegant yang pasti fitur yang sesuai dengan perkembangan zaman tapi juga tak berlebihan, sedangkan laki-laki yang terkadang sosok yang tidak ekspresif bahkan cenderung misterius, kaku dan bersifat konservatif ini lebih suka menggunakan handphone yang tidak terlalu mencolok, warna gelap, simpel, berbentuk lebar dan slim dan pastinya tidak kalah canggih dengan handphone yang digunakan para wanita. Kembali lagi kepada perseorangan masing-masing. - usia : dari anak-anak, remaja, paruh baya hingga orang tua menggunakan fasilitas gadget demi kemudahan berkomunikasi. Tetapi kebutuhan seorang anak berbeda-beda dengan tingkatannya seperti SD, SMP, SMA, Perguruan tinggi, para perkerja dan pembisnis. Disini terlihat usia berpengaruh besar dalam pemilihan gadget. Para anak-anak mungkin memilih gadget yang canggih tetapi mungkin mereka belum mamaksimalkan dalam menggunakan. Hanya saja mungkin untuk eksis di jejaring sosial, beda hal nya dengan para pekerja dan pembisnis yang menggunakan gadget dengan maksimal. Selain untuk alat berkomunikasi kepada koleganya juga dapat mencari informasi, menshare barang dagang nya dsb nya. - hobby : hobby merupakan kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu senggang. Setiap orang mempunyai hobby yang berbeda-beda. Handphone/gadget dengan fitur yang lengkap juga berpengaruh dalam menunjang hobby. misalnya saja hobby mengedit foto, berbisnis online bisa jadi ladang usaha bagi si pehobby, berbelanja dengan online pun bisa dikatakan sebagai hobby hanya saja memiliki resiko yang tinggi. pendapat saya mengapa saya memilih androit ??? Berikut kelebihan dan kekurangan android: Kelebihan Android : • Android bersifat terbuka, karena berbasis linux yang memang open source jadi bisa dikembangkan oleh siapa saja • Akses mudah ke Android App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar utak atik handphone, dengan Google Android App Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis • Sistem Operasi Merakyat : Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang terbatas pada iphone dari Apple, maka Android punya banyak produsen, dengan gadget andalan masing masing mulai HTC hingga Samsung • Fasilitas penuh USB. Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive, dan USB tethering • Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun • Mendukung semua layanan Google : sistem operasi Android mendukung semua layanan dari google mulai dari Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu Android • Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati ROM yang tidak resmi. Maksudnya adalah versi yang telah rilis tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan dijamin tidak akan membahayakan perangkat anda. Kekurangan/ Kelemahan Android : • Terhubung dengan internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif. Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan kita. • Perusahaan perangkat kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI. • Android Market kurang kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware. • Sebagai penyedia layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak Google. • Kadang sering terdapat iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi. • Boros Baterai, ya memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain. hal ini karena memang OS ini banyak “process” di background yang mengakibatkan baterai cepat habis saat ini saya menggunakan handphone samsung galaxy s advance "sebenarnya saya tidak suka memakai hape yang besar-besar dan lebar hanya saja saya menyukai bentuk nya yang tipis dan elegant, dan mempunyai fitur-fitur yang mendukung hobby memudahkan terhubung dengan jejaring sosial dan spesifikasi yang menurut saya hape ini cocok dengan saya" SUMBER : http://www.gadgeds.info/2012/01/kelebihan-dan-kekurangan-android.html http://www.analisadaily.com/